Oleh: elrianjani | September 23, 2011

spread love, bu Ida

Perpisahan selalu membuat sebuah pertemuan menjadi lebih berarti.

Ibu Farida Vahlewy, bersyukur banget bisa kenal beliau. Beliau satu-satunya keluarga yang kupunya di Palembang. Punya suami yang bekerja dalam instansi yang sama, DJBC dan dua anak yang lucu menggemaskan, Denisa dan Monica.

Sejak Skep mutasi keluar, Bu Ida dipindahtugaskan mengikut suami ke Jakarta. Sedih rasanya ditinggal seseorang yang sudah kuanggap Ibu sendiri. Bagaimana tidak? Aku begitu dekatnya sama beliau, sampai di waktu terakhir beliau di kantor, pegawai kantor meledek “Cieee topan ditinggal emaknya”. Bu Ida sudah kuanggap ibuku sendiri, bukan hanya sebagai atasanku di kantor.

Aku begitu dekatnya dengan beliau, kadang Bu Ida mempercayakanku menjaga Monic dan Denis jika pergi ke Jakarta menemui suami. Putri-putri kecilnya pun begitu dekatnya denganku, terlihat raut kesedihan mereka tatkala meninggalkan aku dan kawan-kawan di bandara.

Bu Ida…
Maaf kalo Taufan ada salah, sering telat, sering nangisin Denis, lupa absen, sampe ngabisin jatah makan siang Ibu ga bilang-bilang.

Maafin Taufan ya Bu…

Pertemuan & perpisahan adalah sesuatu yg pasti akan terjadi dalam hidup. Spread love & good energy all around.

Sampai ketemu di Jakarta ya Bu…..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.